Senin, 22 September 2025, MI Muhammadiyah Karanglewas Kidul melaksanakan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) hari pertama. Kegiatan ini menjadi salah satu program penting dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi untuk memetakan mutu pendidikan di seluruh satuan pendidikan. Pada hari pertama ini, peserta didik mengerjakan materi Literasi dan mengisi Survei Lingkungan Belajar yang bertujuan memberikan gambaran menyeluruh tentang kondisi pembelajaran di madrasah.

Pelaksanaan ANBK dilakukan di Laboratorium Komputer MI Muhammadiyah Karanglewas Kidul dengan suasana yang tertib dan kondusif. Peserta dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama dilaksanakan pada pagi hari dan sesi kedua pada siang hari. Setiap sesi berlangsung selama 120 menit, sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan oleh panitia pusat. Selama pelaksanaan, peserta terlihat serius dan bersemangat dalam mengerjakan soal-soal yang disajikan melalui komputer.

Agar kegiatan berjalan sesuai prosedur, ANBK tahun ini diawasi dengan sistem pengawasan silang. Pada hari pertama, pengawas berasal dari MI Ma’arif NU Tamansari yaitu Ibu Dwi Setianingsih, S.Pd.I. Kehadiran pengawas silang ini menjadi bentuk komitmen dalam menjaga integritas pelaksanaan asesmen, sehingga hasil yang diperoleh benar-benar mencerminkan kondisi nyata peserta didik.

Selain pengawas, tim teknis juga berperan penting dalam kelancaran kegiatan. Proktor yang bertugas adalah Wajiatun, S.Pd., sedangkan posisi teknisi dipegang oleh Ridlo Khoerudin, S.Pd.. Keduanya memastikan sistem berjalan dengan baik, mulai dari kesiapan server lokal, jaringan internet, hingga perangkat komputer yang digunakan peserta. Dukungan teknis yang maksimal membuat pelaksanaan hari pertama berjalan lancar tanpa hambatan berarti.

Pemerintah menyampaikan bahwa ANBK bukanlah ujian yang menentukan kelulusan peserta didik, melainkan instrumen penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan. “Asesmen ini dirancang untuk memotret kompetensi siswa dalam hal literasi membaca dan numerasi, serta untuk mengetahui kondisi lingkungan belajar di madrasah. Hasilnya akan menjadi bahan evaluasi bagi guru dan sekolah dalam meningkatkan mutu pembelajaran,” disampaikan dalam pedoman resmi ANBK.

Pelaksanaan ANBK di MI Muhammadiyah Karanglewas Kidul juga mendapat dukungan dari seluruh guru dan tenaga kependidikan. Mereka membantu menyiapkan peserta didik agar lebih siap, baik secara mental maupun teknis, serta memberikan pendampingan selama masa persiapan. Hal ini sejalan dengan semangat madrasah untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan.

Dengan terselenggaranya ANBK hari pertama yang berjalan lancar, MI Muhammadiyah Karanglewas Kidul berharap hasil yang diperoleh dapat memberikan gambaran nyata tentang mutu pembelajaran, sekaligus menjadi pijakan untuk melakukan perbaikan ke depan. Seluruh warga madrasah berkomitmen menjadikan hasil asesmen sebagai motivasi dalam mencetak generasi yang cerdas, berakhlak mulia, dan berdaya saing.

Hari pertama ANBK tahun 2025 di MI Muhammadiyah Karanglewas Kidul pun ditutup dengan penuh rasa syukur. Semua pihak berharap, pelaksanaan di hari-hari berikutnya dapat berjalan dengan lebih baik, lancar, dan menghasilkan manfaat yang besar bagi kemajuan pendidikan madrasah.